Analisa Emas (Gold)
Financeroll

Financeroll


Financeroll adalah website yang menyediakan informasi mendalam tentang dunia investasi, keuangan , saham dan komoditi

Share

[ssba]

Minyak Mentah Tak Bisa Bendung Tekanan, Emas Bersinar

Keruntuhan minyak mentah terus berlanjut Selasa, dengan patokan US ditutup di bawah $48 per barel untuk pertama kalinya sejak April 2009 karena kekhawatiran terhadap utang Yunani menambah sentimen bearish setelah pasar dibayangi melimpahnya pasokan global dan peningkatan dolar AS.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah light-sweet untuk pengiriman Februari turun $2,11, atau 4,2%, menjadi ditutup pada $47,93 per barel, penutupan terendah sejak April 2009. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari di London ICE Futures Exchange turun $2,01, atau 3,8%, ke $51,10, juga level terendah sejak April 2009.

Tidak ada alasan kuat mengapa harga minyak jatuh lebih lanjut, namun kepanikan pasar saat ini terlihat semakin besar. Kedua patokan harga minyak telah jatuh selama enam dari tujuh sesi perdagangan terakhir dan menurun lebih dari 5% pada hari Senin. Minyak mentah Nymex mengalami penurunan 46% pada tahun 2014 dan  turun lagi 10% dalam tiga hari perdagangan tahun 2015.

Revolusi teknologi eksplorasi shale Amerika Serikat juga menjadi faktor pemicu kekhawatiran para pelaku perdagangan. Shale telah mendorong booming produksi minyak Amerika. Hal ini telah memberikan kontribusi terhadap kelebihan pasokan minyak saat ini. Jadi harga minyak mentah masih tampak kesulitan untuk membendung sentimen negatif ini.

Pada sesi yang sama harga emas meningkat lagi karena investor terus memantau berita tentang Yunani dan menunggu notulen pertemuan Federal Reserve untuk melihat petunjuk tentang waktu kenaikan suku bunga yang diperkirakan oleh banyak pihak terjadi tahun ini.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Februari turun 0,11% menjadi $1,217.30 pada hari Rabu di awal Asia. Semalam, emas berjangka naik untuk sesi ketiga berturut-turut, karena permintaan safe haven terdorong naik di tengah kekhawatiran bahwa Yunani mungkin keluar dari Zona Eropa jika partai sayap kiri anti-penghematan Syriza memenangkan pemilu yang dijadwalkan akan digelar akhir bulan ini.

Investor akan mengalihkan perhatian mereka ke data Nonfarm Payrolls pada hari Jumat untuk indikasi lebih lanjut tentang kekuatan pemulihan di pasar tenaga kerja. Emas telah turun pada 2014 di tengah indikasi pemulihan ekonomi AS yang bisa memaksa the Fed untuk mulai menaikkan suku bunga lebih cepat. Harapan tingkat pinjaman yang lebih tinggi ke depan dianggap bearish untuk emas, karena logam mulia harus berjuang untuk bersaing dengan aset yield-bearing.

Data ADP yang dijadwalkan rilis nanti malam tentunya akan menjadi fokus para pelaku perdagangan. Data ini bisa menjadi indikasi bagi data Nonfarm Payroll. Para ekonom memperkirakan data ini akan mengalami peningkatan yang bisa berarti buruk bagi harga emas.

Related Post

© 2010-2015 OmahForex Global Corp. | Rebate (Cashback) Forex.