Berita Forex
Financeroll

Financeroll


Financeroll adalah website yang menyediakan informasi mendalam tentang dunia investasi, keuangan , saham dan komoditi

Share

[ssba]

Debt Ceiling AS Masih Membayangi, Rupiah Diperkirakan Konsolidasi

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (2/10) diprediksi konsolidasi. Sentimen dari debt ceiling AS jadi ancaman.  Potensi konsolidasinya rupiah hari ini, lantaran pasar masih fokus pada para pemangku kebijakan AS setelah shutdown pemerintah negara adidaya itu dimulai kemarin. Pasar menunggu perkembangan negosiasi antara Senat dengan Kongres AS.

Selain itu, yang dikhawatirkan oleh pasar adalah debt ceiling (pagu utang) AS. Ada kecemasan di pasar perihal kebuntuan politik jelang deadline pagu utang tersebut pada 17 Oktober 2013.  Karena itu, rupiah akan melaju konsolidasi. Sebab, secara keseluruhan pun belum ada indikasi rebound yang signifikan bagi rupiah. Kalaupun terjadi penguatan, akan terbatas dalam kisaran 11.300 hingga Rp 11.400 per dolar AS.

Jika nanti ada kebuntuan politik dalam negosiasi debt ceiling seperti yang terjadi shutdown untuk pendanaan pemerintah, ada risiko downgrade peringkat utang AS dan memicu gejolak di pasar yang lebih besar.  Jika pagu tersebut dinaikkan, AS bisa kembali menerbitkan obligasi.  Di sisi lain, jika rasio utang AS terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) AS tidak dinaikkan dari level saat ini 73%, AS terancam gagal bayar (default) utang yang jatuh tempo pada 17 Oktober.  Sebab, pada dasarnya pemerintah AS kehabisan uang.

Kalaupun rasio utang tersebut tidak dinaikkan, utang AS tetap akan membengkak dari imbas pskologi pasar yaitu dari sisi kenaikan yield obligasi.  Jadi, untuk sementara, kemungkinan belum ada momentum bagi rupiah untuk rebound signifikan. Hanya saja,   rupiah mendapat sentimen positif dari rilis inflasi September yang mengalami deflasi (-0,35).

Selain itu,  pertumbuhan ekspor (year on year) justru minus (-6,31%). Angka tersebut di bawah estimasi 2,99% dan lebih buruk dari publikasi sebelumnya -6,07%.  Karena itu, fondasi surplus sebenarnya kurang solid.  Untuk diketahui, kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Selasa (1/10) ditutup menguat 75 poin (0,64%) ke posisi Rp 11.495-11.515. [geng]

Sumber: Financeroll.co.id

Related Post

© 2010-2015 OmahForex Global Corp. | Rebate (Cashback) Forex.