Berita Forex
Azzahra Alya Nabilah

Azzahra Alya Nabilah


Support OmahForex, memulai trading pada awal tahun 2012

Share

[ssba]

Diperkirakan Fluktuatif, Berpeluang Bergerak di Level Rp 11.412-11.477 / USD

Financeroll – Laju nilai tukar rupiah diperkirakan masih fluktuatif pada perdagangan hari ini meski sempat melewati target support  Rp 11.448 per USD. Berdasarkan  kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah berpeluang bergerak di kisaran Rp 11.412-11.477 per USD. Tingkat volatilitas laju rupiah di pasar antar bank global menunjukkan kenaikan.

Apalagi yield obligasi Surat Utang Negara (SUN) menunjukkan kenaikan sehingga memberikan sentimen negatif.  Sidang Federal Open Market Committee (FOMC) telah menyebabkan kekhawatiran pada mata uang emerging market. Hal ini terlihat dari laju dolar Amerika Serikat (AS) yang terlihat lebih tinggi.

Pelemahan ini tidak hanya terasa bagi rupiah,  namun juga berimbas pada mata uang emerging market  lainnya.  Meski laju dolar AS sedang mengalami pelemahan terhadap euro seiring ekspektasi rilis  investor confidence Jerman membaik.  Tapi, nilai tukar rupiah justru tetap negatif. Pada perdagangan non-delivery forward (NDF) kemarin, kurs rupiah turun 198 poin atau 1,78 persen di kisaran Rp 11.182 per USD, dengan pergerakan harian di kisaran Rp 11.176-Rp 11.460.  Sementara BI, dalam Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada median Rp 11.451 per USD, dengan pergerakan harian di kisaran Rp 11.508-Rp 11.394 per USD. [geng]

Related Post

© 2010-2015 OmahForex Global Corp. | Rebate (Cashback) Forex.