Berita Forex
Azzahra Alya Nabilah

Azzahra Alya Nabilah


Support OmahForex, memulai trading pada awal tahun 2012

Share

[ssba]

Dollar Rebound Jelang FOMC

Jakarta, Strategydesk – Dollar berhasil rebound atas rivalnya, berusaha menjauhi level terendah dalam empat bulan terakhir menjelang rapat reguler the Fed.

Rebound ini datang menyusul kejatuhan tajam kemarin yang dipicu oleh pengunduran diri Lawrence Summers dari pencalonan ketua the Fed selanjutnya. Larry sendiri memang kandidat terkuat karena pilihan utama Presiden Obama untuk menggantikan Ben Bernanke yang masa jabatannya habis Januari 2014. Summers dikenal berpandangan hawkish, diperkirakan bisa menghentikan kebijakan akomodatif dengan cepat.

Dengan mundur mantan menteri keuangan era Bill Clinton itu, kandidat terkuat adalah Janet Yellen, sang wakil yang punya haluan dovish, sama dengan Bernanke. Yellen dipandang bakal melanjutkan kebijakan akomodatif yang dijalankan saat ini. Pasar memandang bila the Fed dipimpin oleh Yellen, pengurangan stimulus dilakukan secara bertahap, dan diperlukan waktu yang lama untuk bisa menuju pengetatan kebijakan.

Dollar tetap menguat meski data ekonomi AS semalam di bawah prediksi, mendukung pengurangan stimulus dalam jumlah kecil. Fokus kini tertuju ke rapat reguler the Fed, yang dimulai malam nanti. Rapat dua hari ini diperkirakan akan mengumumkan pengurangan stimulus. Banyak kalangan yang memprediksikan the Fed hanya akan mengurangi program pembelian obligasinya dalam jumlah kecil, karena ekonomi tidak sebaik harapan. Angka pengurangan yang paling banyak disebut adalah $10 miliar. Untuk malam nanti, ada data inflasi dan TIC Flows. Kenaikan inflasi bisa mendukung prospek pengurangan stimulus.

Namun kejatuhan dollar kemarin karena berita soal Summers itu membentuk gap. Bisa dikatakan rebound ini terjadi untuk menutup gap itu.  Indeks dollar berada di 81,33 hari ini setelah menguat 0,5% kemarin dari 80,98, level terendah dalam empat bulan. Setelah menutup gap, dollar mencari peluang untuk melanjutkan gain.  Atas yen, dollar berada di 99,20 setelah menguat 0,3%. Support masih di 98,40. Terhadap franc, dollar stagnan di 0,9270 setelah naik 0,4%. Dollar masih tertahan di bawah 0,9280.

Euro diperdagangkan di $1,3328, setelah menyentuh level $1,3384. Dibandingkan level pembukaan kemarin, euro melemah, tapi menguat dibandingkan level penutupan akhir pekan lalu. Euro juga membentuk gap di awal perdagangan kemarin. pergerakan euro hari ini bisa dipengaruhi oleh data sentimen investor Jerman. Sterling diperdagangkan di $1,5890 menjelang data inflasi Inggris. Perlambatan inflasi bisa menekan sterling. Sementara itu, aussie diperdagangkan di $0,9300, koreksi setelah gagal menembus MA 100.

Rekomendasi
EUR-USD
EUR SIGNAL 17-09-13

USD-JPY
JPY SIGNAL 17-09-13

GBP-USD
GBP SIGNAL 17-09-13

USD-CHF
CHF SIGNAL 17-09-13

AUD-USD
AUD SIGNAL 17-09-13

Related Post

© 2010-2015 OmahForex Global Corp. | Rebate (Cashback) Forex.