Berita Forex
Syaifullah Chattar

Syaifullah Chattar


CEO & Founder OmahForex, memulai trading forex pada pertengahan tahun 2005 .

Share

[ssba]

Dollar tumbang, Sterling Dekati $1,60

Jakarta, Strategydesk – Dollar tumbang ke level terendah dalam empat minggu atas rivalnya karena ekspektasi kebijakan the Fed tetap longgar setelah pengunduran Lawrence Summers dari kandidat ketua the Fed.

Lawrence Summers akhirnya memutuskan untuk mundur dari nominasi untuk calon pemimpin the Fed baru menggantikan Ben Bernanke, yang masa jabatannya berakhir Januari 2014.  Memang, Summers kurang disukai oleh beberapa anggota Kongres, termasuk dari Demokrat karena sikapnya dan gaya bicaranya. Summers, yang dikenal berhaluan hawkish, juga tidak diminati oleh pasar karena dikhawatirkan akan menarik kebijakan akomodatif dengan cepat.

Dengan mundurnya Summers, menjadikan Janet Yellen, Wakil Ketua the Fed, sebagai kandidat utama pengganti Bernanke. Presiden Obama akan diperkirakan mengumumkan penunjukkannya akhir bulan ini atau awal bulan depan. Yellen dipandang pasar lebih cocok karena berhaluan dovish, sama dengan Bernanke. Jadi, dilihat mampu untuk melanjutkan kebijakan the Fed. Sementara itu, lebih dari 350 ekonom mengisi petisi untuk Presiden Obama agar ia memilih Yellen.

Dollar juga melemah di tengah ekspektasi the Fed hanya akan mengurang stimulusnya dalam jumlah kecil. Ekspektasi itu semakin kuat menyusul data penjualan ritel, sentimen konsumen AS dan indeks PPI yang di bawah prediksi. Penjualan ritel selama Agustus hanya tumbuh 0,2%, lebih rendah dari estimasi 0,5%.

Indeks dollar berada di 81,09 hari ini, membentuk gap down dari 81,55 akhir pekan lalu. Berita pengunduran diri Summers memberi tekanan besar ke dollar. Dengan adanya gap ini, seharusnya pelemahan lanjutan bisa terbatas. Tapi, pasar Eropa belum menganggapi berita itu. Terhadap yen, dollar diperdagangkan di 98,77, turun 0,7% dari level akhir pekan lalu. Support terdekat kini berada di 98,40, dan resistance di 99,20. Atas franc, dollar berada di 0,9237, melemah dari 0,9293, juga membentuk gap. Resistance terdekat kini di 0,9277 dan support di 0,9200.

Penguatan euro pun membentuk gap, dengan kini berada di $1,3372, dari level sebelumnya $1,3295. Support kini berada di $1,3300 dan resistance di $1,3420. Aussie diperdagangkan di $0,9333, juga membentuk gap dari  0,9237.  Hambatan ditemui di level $0,9400, dan lajunya semakin pudar bila jatuh ke bawah $0,9270.

Sementara itu, sterling berhasil menembus level tertinggi dalam delapan bulan terakhir. Sterling diperdagangkan di $1,5945, lompat dari level penutupan sebelumnya $1,5870, yang kini menjadi support.  Sterling kini mendekati level $1,6000. Bila ditembus akan mencoba ke $1,6500.

Rekomendasi
EUR-USD
EUR SIGNAL 16-09-13

JPY-USD
JPY SIGNAL 16-09-13

GBP-USD
GBP SIGNAL 16-09-13

USD-CHF
CHF SIGNAL 16-09-13

AUD-USD
AUD SIGNAL 16-09-13

 
Related Post

© 2010-2015 OmahForex Global Corp. | Rebate (Cashback) Forex.