Indeks Dolar: Jauhi Terendah Dua Minggu Setelah Berita Acara Fed Hawkish

Indeks dolar (DXY), yang melacak nilai greenback terhadap mata uang utama, pulih dari terendah dua minggu di 89,35 setelah berita acara Fed menunjukkan pembuat kebijakan melihat inflasi dan pertumbuhan lebih tinggi, dan ada ruang lingkup untuk kenaikan suku bunga lebih cepat.

Pada saat penulisan, DXY datar di sekitar 89,50, setelah mengalami penurunan empat hari beruntun.

“Semua peserta sepakat bahwa prospek ekonomi di luar kuartal saat ini telah menguat dalam beberapa bulan terakhir,” kata berita acara the Fed. “Selain itu, semua peserta mengharapkan inflasi pada basis 12 bulan untuk bergerak naik dalam bulan-bulan mendatang, ungkap berita acara.

Meskipun nada hawkish, yield treasury 10-tahun nyaris tidak bergerak dan terakhir terlihat diperdagangkan sebesar 2,78 persen. Respon yang membosankan menunjukkan pasar tidak menanggapi pembicaraan hawkish Fed.

Greenback dapat diuntungkan sampai batas tertentu karena krisis Suriah kemungkinan akan meningkatkan permintaan safe haven treasuries. Namun, pasar dapat melanjutkan kembali membeli aset-aset berisiko dan menjual dolar AS begitu kekhawatiran Suriah memudar.

Lebih lanjut, studi musiman menunjukkan April adalah bulan buruk bagi greenback.

Level-Level Teknis Indeks Dolar

Penembusan yang jelas di atas 89,82 (terendah 2 April) dapat menghasilkan reli ke resisten di 90,45 (tertinggi 20 Maret) dan 90,60 (tertinggi 5 April). Untuk sisi bawah, kegagalan untuk mempertahankan 89,40 (terendah 7 Maret) akan membuka sisi bawah menuju 89,00 (support psikologis) dan 88,94 (terendah 27 Maret).

Sumber : FXStreet

Tentang Penulis
Gibran

Gibran


Mulai bekerja di OmahForex pada tahun 2017 sebagai IT dan server maintenance.